Bertegur Sapa yang Efektif

Dalam kehidupan, bertegur sapa pasti kita lakukan untuk menyapa orang lain, baik itu menyapa orang yang sudah kita kenal atau orang yang belum kita kenal. Bertegur sapa memang terdengar mudah, namun tak semua orang mampu bertegur sapa secara efektif. Berikut ini adalah cara bertegur sapa yang efektif.

1. Menatap mata sebelum menyapa

Ilustrasi mata (Pixabay)

Sebelum menyapa, pastikan untuk menatap mata orang yang ingin disapa. Hal itu berguna untuk memastikan orang lain itu memang benar melihat kita yang akan menyapanya. Jangan menyapa dari belakang, karena bisa membuat dia kurang nyaman, apalagi jika dia belum kenal betul dengan kita. Setelah memastikan dia melihat kita, barulah kita menyapanya dengan kata-kata yang sederhana, seperti “halo,” atau “hai.”

2. Bersikap sopan

Ilustrasi berjabat tangan (Pixabay)

Setelah menyapa, berikutnya kita harus bersikap sopan pada orang yang kita sapa, seperti misalnya berjabat tangan bila orang yang kita sapa merupakan orang dengan jabatan tinggi, atau mengenalkan nama kita sendiri pada orang yang kita sapa jika belum kenal. Selanjutnya, kita bisa menjelaskan kenapa kita menyapanya, atau dari mana kita mengetahui nama dari orang yang kita sapa.

3. Melihat respon lawan bicara

Ilustrasi jam tangan (Pixabay)

Setelah menyapa dan memulai percakapan, ada baiknya kita melihat respon dari lawan bicara kita. Bila dia lebih sering melihat jam tangan atau tidak fokus pada pembicaraan, bisa dipastikan dia tidak tertarik dengan pembicaraan kita. Di sinilah, kita harus sadar diri. Sebaiknya kita menyudahi pembicaraan kita, dan pamit untuk pergi ke suatu tempat. Jika dilanjutkan, maka komunikasi tak akan efektif.

4. Mencari kesamaan

Ilustrasi bercakap-cakap (Pixabay)

Untuk melanjutkan pembicaraan, kita bisa bertanya mengenai sesuatu yang berhubungan dengan lawan bicara, namun usahakan jangan bertanya sesuatu yang bersifat pribadi. Dari situ kita bisa mencari kesamaan kita dengan lawan bicara, seperti misalnya kesamaan profesi, atau bahkan kesamaan hobi. Jika sudah memiliki kesamaan, pembicaraan akan lebih mudah dilanjutkan.

5. Mengucapkan salam perpisahan

Ilustrasi salam perpisahan (Pixabay)

Jika sudah selesai melakukan percakapan, sebaiknya kita mengucapkan salam perpisahan pada lawan bicara, seperti misalnya “sampai jumpa,” atau “selamat siang”. Dengan begitu kita akan dianggap sebagai orang yang memiliki tata krama, dan akan memberikan kesan baik atau positif pada lawan bicara.

Kesimpulannya, untuk bertegur sapa, kita harus bersikap ramah dan memberikan kesan yang baik sehingga ke depannya kita bisa berkomunikasi lebih efektif dengan orang yang kita sapa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *