Menguasai Seni Berbicara Small Talk

Meski kadang terkesan remeh, namun small talk atau bisa disebut dengan basa-basi di Indonesia, merupakan skill yang cukup penting kita kuasai. Pasalnya, melakukan basa-basi merupakan salah satu cara agar kita bisa memulai untuk berkenalan atau berhubungan komunikasi dengan orang lain. Berikut ini adalah beberapa cara agar kita bisa menguasai seni small talk.

1. Approachable body language

Ilustrasi bahasa tubuh (Pixabay)

Maksud dari approachable body language ini adalah kita harus mengatur bahasa tubuh kita sehingga orang lain akan merasa nyaman berkomunikasi dengan kita. Contoh bahasa tubuh yang harus kita miliki adalah tangan berada di samping tubuh atau tidak menyilangkan tangan, serta memberikan senyum pada lawan bicara. Dengan begitu, lawan bicara tak akan merasa terganggu dengan keberadaan kita.

2. Take initiative

Ilustrasi inisiatif (Pixabay)

Sebaiknya kita yang berinisiatif untuk memulai pembicaraan. Kita bisa memulai pembicaraan dengan pernyataan atau pertanyaan. Untuk membuka pembicaraan, tak perlu memulai pembicaraan yang berat, cukup hal yang ringan saja, seperti misalnya cuaca pada hari itu, atau keadaan jalanan pada saat itu. Dari situ, nantinya pembicaraan bisa makin berkembang ke arah lain.

3. Focus on other person

Ilustrasi percakapan (Pixabay)

Selama percakapan berlangsung, sebaiknya pembicaraan terfokus pada lawan bicara, bukan pada diri sendiri. Kita bisa menanyakan tentang lawan bicara, seperti misalnya dari mana asalnya dan mau apa, atau bisa juga bertanya tentang keluarganya. Dengan begitu, lawan bicara akan merasa dirinya dianggap penting. Sebaliknya, jika terlalu banyak bicara tentang diri sendiri, kita akan dianggap egois dan tak menghormati orang lain.

4. Think before speak

Ilustrasi berpikir (Pixabay)

Sebelum berbicara, pikirkanlah baik-baik tentang dampak dari kata-kata yang akan kita keluarkan dari mulut kita, apakah berdampak positif atau negatif. Jangan sampai perkataan kita malah menyinggung lawan bicara, karena kita akan mendapatkan kesan negatif, dan lawan bicara akan enggan lagi berbicara dengan kita. Katakan apa yang perlu dikatakan, dan jangan katakan apa yang tak perlu dikatakan.

5. Give close statement

Ilustrasi salam perpisahan (Pixabay)

Sebelum berpisah, ada baiknya kita menutup percakapan kita, dengan mengucapkan salam perpisahan. Ada baiknya pula kita mengatakan bahwa kita merasa senang bisa berbicara dengan lawan bicara kita pada saat itu, kemudian mengucapkan salam perpisahan. Jangan lupa juga untuk tersenyum.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menguasai small talk, sehingga kita tak akan merasa kaku jika harus berbicara dengan orang lain, terutama untuk orang yang belum kita kenal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *