Dasep Suryanto
Feeds

Tips Agar Tidak Tertipu Lowongan Kerja Palsu

Bagi yang baru lulus kuliah, tentu sekarang sedang rajin-rajinnya mencari lowongan kerja. Mencari lowongan kerja sekarang pun sudah dipermudah, karena tersedia banyak di internet, tinggal kita memilih yang sesuai dengan bidang kita dan juga gaji yang sesuai tentunya. Namun, dari semua lowongan kerja yang ada di internet, tak semuanya merupakan lowongan kerja asli, karena ada juga lowongan kerja palsu, yang bertujuan untuk menipu calon pelamar kerja. Agar tak tertipu, berikut ini ada beberapa cara untuk menghindarinya.

1. Cek alamat perusahaan

Sebuah perusahaan tentu saja memiliki alamat dan juga nomor telepon yang jelas. Bila dalam sebuah lowongan kerja tak mencantumkan nomor telepon yang bisa dihubungi, atau bahkan tak mencantumkan alamat, besar kemungkinan lowongan kerja itu adalah palsu. Namun jangan langsung percaya juga jika ada lowongan yang mencantumkan alamat, karena bisa jadi alamatnya juga palsu. Kita harus rajin-rajin mengecek kembali alamat tersebut.

2. Cek email perusahaan

Ilustrasi email (Pixabay)

Selain alamat perusahaan, sebuah perusahaan juga wajib memiliki alamat email. Email perusahaan biasanya digunakan sebagai email untuk calon pelamar kerja mengirimkan surat lamaran kerja dan juga CV. Karena itu, kita harus pastikan apakah alamat email itu merupakan alamat email asli, atau palsu. Biasanya sebuah perusahaan yang otentik akan menggunakan alamat email yang sesuai dengan nama perusahaan mereka. Bila mereka menggunakan email gratisan seperti Yahoo atai Gmail, maka perlu diwaspadai. Kecuali jika lowongan kerja itu bukan atas nama perusahaan, maka masih wajar jika menggunakan alamat email pribadi atau perseorangan.

3. Jangan langsung percaya SMS panggilan interview

Ilustrasi SMS (Pixabay)

Terkadang ada perusahaan yang mengirimkan SMS untuk memanggil para pelamar untuk interview. Cek ulang apakah SMS itu benar-benar datang dari tempat kita melamar, atau justru datang dari perusahaan lain yang masih belum jelas kebenaran atau keberadaannya. Cek juga apakah ada teman kita yang menerima SMS serupa. Bila kita tak merasa pernah melamar di lokasi yang disebutkan di dalam SMS, besar kemungkinan itu adalah penipuan.

4. Tolak jika diminta sejumlah uang

Ilustrasi uang (Pixabay)

Bila memang penasaran dan ingin langsung datang ke lokasi perusahaan atau lokasi interview, sebaiknya perlu waspada. Bila saat tiba di sana kita diminta untuk membayar sejumlah biaya, sebisa mungkin kita harus tolak. Lowongan kerja biasanya tak dipungut biaya, apalagi jika biayanya cukup besar. Jika diminta untuk membayar, maka lowongan kerja itu jelas palsu dan hanua bermaksud untuk menipu saja.

5. Pilih situs lowongan kerja yang sudah terpercaya

Ilustrasi lowongan kerja (Pixabay)

Agar terhindar dari penipuan lowongan kerja, maka kita bisa memilih situs lowongan kerja yang jelas dan sudah terpercaya. Carilah situs yang memberikan informasi lowongan kerja yang lengkap dan jelas. Jika informasi yang diberikan masih belum lengkap seperti yang disebutkan di atas, lebih baik hindari melamar di lowongan kerja tersebut, dan cari lowongan kerja lainnya dengan informasi yang jelas dan valid.

Semoga kita bisa selalu terhindar dari lowongan kerja palsu.

Related posts

The Power of Percaya Diri

admin

Cara Membentuk Tim Kerja yang Solid

admin

Agar Target Hidup Tercapai

admin

Leave a Comment