Dasep Suryanto
Feeds

Cara Bekerja Keras Tanpa Jadi Workaholic

Mungkin kita pernah dengar perkataan jika kita ingin sukses, maka kita harus bekerja keras. Sayangnya, banyak yang justru menjadi workaholic atau kecanduan bekerja karena menganggap kerja keras itu sama dengan workaholic. Padahal, kita bisa bekerja keras tanpa menjadi workaholic. Caranya adalah sebagai berikut.

1. Membatasi jam kerja

Sebagai seorang karyawan, kita memiliki jam kerja yang sudah ditentukan, yaitu sekitar 8 jam. Agar kita bisa bekerja keras tanpa menjadi workaholic, ita harus tahu kapan kita harus kerja, dan kapan kita harus pulang ke rumah. Bila kita sudah bekerja selama 8 jam, atau jika sudah waktunya pulang, maka kita harus pulang, dan jangan bekerja di luar jam kerja. Dengan begitu, kita tetap bisa kerja keras, tanpa menjadi workaholic.

2. Menentukan skala prioritas

Saat bekerja, kita juga harus bisa menentukan skala prioritas pekerjaan kita. Tentukan pekerjaan mana saja yang perlu dan penting diselesaikan, dan pekerjaan mana yang bisa diselesaikan belakangan. Jangan melakukan semua pekerjaan secara bersamaan, karena hal itu justru akan membuat kita repot sendiri. Bahkan kita juga bisa menjadi workaholic jika terlalu sering melakukan multitasking.

3. Mengatur waktu

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya, tak hanya harus menghindari multitasking, kita juga harus bisa mengatur waktu kita sendiri. Tentukan berapa lama kita mengerjakan sesuatu, sebelum kita mengerjakan hal lainnya. Dengan begitu kita tak akan membuang waktu dana menghabiskan banyak waktu hanya untuk satu jenis pekerjaan. Yang lebih penting, kita juga akan terhindar menjadi karyawan yang workaholic.

4. Berbagi tugas

Dalam bekerja, tentunya kita tak sendirian, dan memiliki rekan kerja lainnya yang menjadi tim kita. Kita bisa berbagi tugas dengan rekan kerja kita untuk memudahkan pekerjaan kita, sehingga pekerjaan bisa selesai lebih cepat. Bila terlalu sering bekerja sendirian, maka dikhawatirkan hal tersebut justru bisa membuat kita jadi workaholic dan tak memikirkan hal lain di luar pekerjaan.

5. Hidup bukan hanya untuk bekerja

Terakhir, agar kita tak menjadi workaholic, kita harus memiliki mindset bahwa hidup bukan hanya untuk bekerja saja, dan kita memiliki kehidupan di luar pekerjaan, seperti misalnya untuk berkumpul bersama keluarga, berlibur, atau melakukan hobi kita. Jangan sampai kesibukan dalam pekerjaan justru membuat kita tak punya kehidupan di luar pekerjaan. Selain bisa menjadi workaholic, bisa jadi kita juga akan terkena depresi.

Semoga cara di atas bisa membuat kita tetap kerja keras tanpa membuat kita jadi workaholic.

Related posts

Pentingnya Menguasai Komunikasi Visual

admin

Pentingnya Berpikir Positif

admin

Etika Berkomunikasi

admin

Leave a Comment